RINDU
Aku tidak tahu harus apa sekarang. Setelah membaca segelintir jilid karya Pidi Baiq, yap. Dilan dan Milea. Aku terbawa arus kenangan. Menyadari memang berat rindu itu. Menyadari memang aku tidak kuat memikulnya, sebagaimana Dilan pernah mengatakannya kepada Milea, " Jangan rindu,berat. Kamu gak akan kuat,biar aku saja". Sungguh, demi Allah, Dilan benar kali ini. Aku mengalaminya.
Rindu benar benar berat. Membuat saraf seluruh tubuh melemas. Membuat pikiran melayang entah kemana. Membuat jiwa lemas tergulai tak berdaya. Sebeginikah efek rindu yang berat? Lagu Tulus berjudul Tukar Jiwa sedang menemani ku menulis curhatan hatiku. Sungguh aku tidak bohong,aku sedang mendengarkannya.
Demi Allah, aku rindu dirimu. Semuanya. Dan tolong kembalilah.

Komentar
Posting Komentar