Pantaskah Aku?
Pertanyaan yang selalu datang sebelum ku ingin melakukan perhatian kecil dengannya. Dia sudah pulang. Dia sudah kembali. Pertanyaanya pantaskah aku untuk sekedar menanyakan " bagaimana harimu? " atau " hei, sudah pulang? Gimana?". Aku tahu, aku tahu, aku memang harus sadar diri jika ingin menanyakan itu ke dirinya. Pantaskah aku? Untuk melakukannya?
Ingin rasanya menggerakkan jemari untuk menanyakan ke dirinya. Aku berpikir, layakkah aku melakukannya? Pantaskah? Tapi tunggu,siapa aku dimatanya? Apakah hanya sekedar bayangan hitam? Oh Tuhan aku berharap aku adalah sinar mentari nya bukan lagi bayangan hitam.
Bolehlah aku menanyakannya? Bukan sebagai temanmu, melainkan sebagai mentarimu.
Kau tahu, sekarang otakku sedang berpikir keras memikirkan siapa diriku di bola matamu—unkwon
Komentar
Posting Komentar