Kau Sebut Diriku Apa?

Tahu tidak? Skalaku mencintaimu itu tidak bisa dihitung dengan fisika apalagi dicampur dengan kimia bahkan tidak bisa diteliti dengan biologi.

Selama ini aku menganggap kau mau ke diriku. Nyatanya? PAHIT!
Aku tidak tahu tujuan dan maumu mendekatiku. Aku hanya menerima bagai anak polos di sore hari.
Kau pernah bilang, kau tertarik dengan diriku sebagai wanita.
Tapi kenapa?
Kenapa kau mengubahnya menjadi ketertarikan sebagai sahabat?
Kau takut aku menjauh sebagai wanita?
Tapi kau berani jika aku mendekat sebagai sahabat?

Kau takut hubungan kita renggang jika kau memandangku sebagai wanita?
Tapi kau tak gentar melanjutkan hubungan jika kau memandangku sebagai sahabat?

Aku tidak tahu, sungguh.
Isi hatimu sekarang.
Tujuan mu sekarang.
Bahkan perhatian perhatian kecil darimu.

Lantas, sekarang kau masih menganggapku apa?
Wanita? Atau Sahabat?

Aku bingung harus bagaimana dan kenapa.
Bingung dengan semua sikapmu.
Bingung bagaimana aku menanggapinya.

Aku tidak mengerti dengan jalan otakmu.
Kau masih menyayangi masa lalumu dan mendekati ku?
Apa maksudnya?
Aku ini sekarang SAHABAT? WANITAMU? ATAU BAHKAN PELAMPIASANMU?

Hormat Saya,
Hati Terdalam, 32 Februari 2098
sahabat/wanitamu/pelampiasanmu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Depend On Yourself.