Gerhana Bulan Total

Jadi pada tanggal 31 Januari 2018 tanggal dimana teman aku ultah dan juga gerhana bulan muncul di seluruh wilayah dunia.

Wilayah Indonesia pun juga bisa menikmatinya. Tapi sayangnya, wilayah kota aku yang gak me-support- sama sekali buat masyarakat wilayah ini untuk melihat peristiwa tersebut. Pasalnya, HUJAN DAN LANGIT MENDUNG!

Kesel banget gak sih? Peristiwa yang terjadi 360 tahun sekali tidak bisa dilihat dikarenakan bulannya malu ketutup sama awan hitam yang menurunkan hujan!

Mau gak mau, ya segala cara yang halal aku lakukan. Ya aku lihat dong,streaming di channelnya NASA bareng temen aku waktu les Mate Minat. Tapi juga sayangnya lagi, internetnya dia ngadat parah. Eh kamu (temen les aku) kalau baca ini, komen dong! Haha, iya kan ya ngadat internetmu?

Dan aku memutuskan untuk melihat di TV setelah pulang dari les.
Demi Tuhan, bagus banget!!
Bulan bewarna merah!
Bukan Mugen Tsukuyomi ya, bukan,tolong NAVERS untuk tidak mengait-ngaitkan dengan Mugen Tsukuyomi ya, Haha!

Aku bersyukur masih hidup saat ini.
Bisa melihat peristiwa alam seperti itu sudah membuatku merasa terhormat.
Kenapa? Iya, Tuhan menciptakan peristiwa ini karena Ia ingin kita merasa terhomati oleh alam, melihat karya agung-Nya benar benar membuatku bersyukur beribu ribu kali!!

Oh ya, aku lihatnya gak sendirian loh.
Ditemenin sama orang seberang sana yang nelpon aku.
Dia bilang rindu, trus ngajak nobar gerhana bulan, haha!
Iya kan, iya?

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Depend On Yourself.